Selasa, 29 September 2015

teks drama "THE STORY OF EVIL"



Yooo minna.. akhirnya hari ini bisa posting lagi selama hampir 3 bulan kemarin ga update lagi. Yaa.. mungkin karna tugas yang numpuk kali ya setelaha saya masuk smk. Oh iya, mulai dari sekarang postingan akan dicampur. Jadi yang tadi niatnya buat materi kelas 9 aja, tapi sekarang juga bakal di tambahin meteri tentang kelas 10 khususnya jurusan saya TKJ. Supaya rame gitu :v.
Baik ga usah berlama-lama lagi, kali ini saya bakal posting tentang teks drama yang saya ambil sumbernya dari kumpulan Video VOCALOID  “THE STORY OF EVIL” karya mothy. Ini sebenernya udah impian dari kelas 9 kemarin pingin ditampilin. Tapi karna keterbatasan dan ga PeDe juga buat usul jadi aja aku pake. Yaa.. pokoknnya kalau menurut drama ini oke kalau dimaininnya TOTAL. Jadi feelnya lebih kebawa gitu.
Nah silahkan....
The story of evil
     Cerita ini terjadi beribu-ribu tahun yang lalu. Cerita tentang seorang iblis bernama RIN, putri yang memimpin kerajaan nya kerajaan kuning sejak berumur 14 tahun. Ia hidup di sebuah istana mewah bersama dengan pelayan yang merupakan kakak kembarannya LEN. Siapapun yang menentang sang putri akan dihabisi oleh pelayan setianya tersebut.

Len         :"berikan uangmu atau kau akan kuhabisi"
Meiko   :"kumohon, kasianilah aku tuan. aku tidak memiliki uang"(sambil memohon dengan sangat-sangat memohon)
Len         :”oh, sungguh..?”(dengan nada tidak percaya lalu mendorongnya sampai jatuh)
Rin          :"cukup LEN.  Tinggalkan saja wanita itu. aku ingin pulang"(berbalik untuk pergi)
Len         :"baik putri"( lalu ia mendorongnya kembali wanita itu)

wanita itu pun terlihat kaget lalu menangis atas perlakuan tersebut.

Sesampainya di istana….
(LEN sedang berada kamar sang putri)
Rin          :"terimakasih LEN. kau selalu berpihak padaku walaupun tindakanku selalu salah"
Len         :"tidak papa. Bukankah kau masih ingat dengan janjiku padamu. aku akan selalu berada bersamamu. Walaupun dunia memusuhimu, aku akan selalu melindungimu"
Rin          :"terimakasih, LEN"

     Suatu hari LEN pergi negeri seberang untuk mendatangi pertemuan di balaikota. Tetapi setelai ia sampai, ia tersesat. Dimana disana LEN bertemu dengan putri hijau yang membuatnya jatuh hati pada pandangan pertama.

Len         :"ah..bagaimana ini. sekarang aku tersesat"(bergumam dengan nada pasrah)
Miku      :"apa kau tersesat?"
Len         :"ee.. um.iya aku tersesat"
Miku      :"bagaimana kalau aku mengantarmu. kau mau pergi kemana?"
Len         :"aku akan pergi ke balaikota untuk menghadiri pertemuan"
Miku      :"baiklah. Aku akan mengantarmu sampai ke sana"

Lalu mereka berbincang –bincang sambil berjalan.

Miku      :"oh iya,siapa namamu?"
Len         :"na- namaku LEN, dari negeri kuning"
Miku      :"oh. namaku miku, putri dari negeri hijau. kau akan berapa hari berada di sini?"
Len         :" mungkin sekitar 3 hari"
Miku      :"oh baiklah. Tinggalah dirumahku dulu. kau pasti lelah selama perjalanan. jadi kau bisa melanjutkan perjalananmu besok"
Len         :"oh. terimakasih atas bantuannya"

(lalu mereka langsung menuju rumah putri hijau)

Miku      :"KAITO, aku pulang"
Kaito      :"oh, MIKU selamat datang. eh, siapa dia?"
Miku      :"Dia temanku, LEN. LEN kenalkan di KAITO tunanganku"
Len         :"hai"
Miku      :"bolehkan di menginap disini?"(dengan ekspresi memohon)
Kaito      :"emm.. huh.. baiklah apaboleh buat"
Miku      :"terimakasih KAITO"

Setelah len selesai dengan urusannya ke balai kota ,ia pun kembali ke negeri kuning.

Rin          :"LEN.. hari ini karena kau sudah sampai, bagaimana kalau kita berjalan-jalan ke pelabuhan di seberang sana?"
Len         :"umm.. baiklah. ayo kita pergi"
Rin          :"yee.. kalau begitu, aku akan bersiap-siap"


     setelah mereka sampai dari perjalanan menuju pelabuhan di negeri seberang, sang putri lalu melihat-lihat pemandangan di sana. saat ia tengah melihat-lihat pamandangan disana,tiba-tiba ia melihat pangeran biru yang ia lamar saat festival pemilihan jodoh. saat ia ingin menghampirinya, tiba-tiba datang seorang gadis mendekati menghampiri pangeran. dan ternyata ia adalah gadis yang pangeran pilih saat itu yang membuat lamarannya ditolak. Ia pun langsung memaki-makinya sambil menangis.

Len         :"RIN, kau kenapa menangis?"
Rin          :"kenapa pangeran i...itu lebih memilih wanita biasa seperti dia dibandingkan aku waktu itu?"
Len         :(LEN pun melihat nya dengan iba)"sudahlah RIN. Mereka memang saling mencintai"(sambil menepuk pundaknya)
Rin          :(mengoyangkan pundaknya hingga tangan LEN terlepas) "tapi aku tidak bisa menerima ini. aku menginginkan pangeran itu menjadi milikku. aku ingin wanita itu musnah"
Len         :"tapi kena-"
Rin          :"BUKANKAH KAU BERJANJI AKAN SELALU BERPIHAK PADAKU. APA KAU INGIN MELANGGAR JANJIMU?"(dengan nada tinggi)
Len         :(ia pun kaget dengan perkataan tersebut)"ba-baiklah. aku akan melakukannya"(ia pun mengusap kepala RIN, air matanya tiba-tiba mengalir)

     pada saat itu, hati LEN penuh dengan kebimbangan. dimana ia harus mebunuh wanita yang ia cintai. tapi disamping itu juga ia harus mematuhi perintah tuannya itu karna terikat oleh janji. keesokan harinya. RIN memanggil pembunuh bayaran dimana ia  memerintahkan untuk membunuh semua gadis yang ada di kerajaan hijau. Sementara untuk LEN adalah untuk membunuh putri hijau.
     Malam pun tiba. Dimana mereka merancang rencana ini pada tengah malam. sang pembunuh bayaran pun langsung mengerjakan tugasnya. Dimulai dengan membakar rumah para wanita di kerajaan hijau. Pada saat itu semua penduduk kerajaan hijau sangat ricuh. Ada yang berteriak minta tolong, ada yang sedang berlarian menghidari kobaran api, dan ada juga yang sedang menangis karena insiden tersebut.
     Pada saat semua penduduk disana sedang sibuk, LEN pun segera berlari ketempat tujuannnya. Yaitu tempat tinggal putri hijau. Ia pun masuk melalui pintu belakang. Saat ia masuk kedalam rumah itu, rumah itu sudah seperti kapal pecah.  semua barang yang ada disana sangat berantakan. Setelah itu ia melihat putri hujau yang akan keluar melalu pintu depan.

Len         :"..."(ia memegang tangan kanan miku sambil rasa ingin menangis)
Miku      :"hhuh-"(dengan ekspresi kaget. ia pun menengok ke arah dimana tangannya di pegang)"siapa kau? kenapa kau menangis"(bertanya dengan nada ketakutan)
Len         :(ia pun melepas tudungnya hingga putri hijau tau kalau itu dirinya. ia menunjukan ekspresi sedih) "maafkan aku"(ia telah menyiapkan pisau di belakang tubuhnya sambil masih menangis)
Miku      : "aku mengerti"(ia pun tersenyum sambil menangis)
Len         :’ strrtt-‘(ia pun menusuk miku di belakang punggung nya)
Setelah selesai membunuh miku ia meletakkan jasad miku di tempat tidur sambil meletakkan simbol mawar kuning di dekat nya sebagai tanda kerajaan kuning.


     Setelah insiden itu, semua yang ada di kerajaan hijau luluh lantak akibat kebakaran kemarin. Pangeran KAITO pun sangat sedih melihat tunangannya juga ikut menjadi korban. Setelah ia melihat lambang  bunga yang ada di sampan jasad tunangannya, ia langsung kaget dan sangat emosi. Mengetahui bahwa dalang dari semua ini adalah kerajaan kuning. Para warga yang ada di sana pun langsung bersiap-siap menyerang kerajaan kuning. Namun..

Kaito      :"tapi, apa bisa kita mengalahkan kerajaan kuning yang sangat kuat itu?"(dengan ekspresi gelisah karena ragu)
Meiko   :"kami akan membantu"
Kaito      :(ia pun menengok ke arah suara itu)
ia melihat wanita yang mengenakan baju jirah dan membawa pedang
Meiko   :"aku meiko. dari kerajaan merah. aku sebagai perwakilan dari seluruh warga kerajaan merah dan kerajaan kuning siap membantumu untuk melawan sang putri iblis itu"
Kaito      : "baikalah kalau begitu. ayo kita mulai"(ia pun mulai bangkit dan mulai memberanikan diri)

     Akhirnya dengan bantuan dari warga kerajaan merah dan kuning, telah membuat mereka semua menjadi lebih berani untuk menyerang kerajaan kuning. Dendam mereka selama bertahun-tahun akibat penindasan yang dilakukan kerajaan kuning akhirnya dapat terbalasakan.
     Waktunya pun tiba. Istana sang putri pun akhirnya dikepung. akibat dari rencana pembunuhan berantai kemarin, telah membuat pasukan kerajaan kuning kelelah. Dan akhirnya pasukan mereka melarikan diri. Sang putri pun yang melihat perang tersebut dari jendela pun merasa gelisah. Ia takut mereka akan menangkapnya.
Rin          :"LEN bagaimana ini mereka akan segera menangkapku. apa yang akan kita lakukan?"(mengatakannya sambil merenggek ketakutan)
Len         :(ia menggangkat tangan kirinya. ia pun berjalan menuju meja yang ada di kamar itu untuk mengambil sesuatu) "ini ambillah bajuku"
Rin          :(iya pun melihat baju itu)
Len         :"pakailah dan cepat lari dari sini"
Rin          :"tapi-"(dengan nada menangis)
Len         :"tak apa kita adalah saudara kembar. jadi, tak ada yang bisa membedakan"(ia pun mengusap kepala RIN, lalu berlari menuju keluar sambil tersenyum padanya)

     LEN yang tadinya di kenal sebagai pelayan setia sang putri, akhirnya berubah menjadi putri dari kerajaan kuning. RIN yang telah mengganti pakaiannya telah pergi keluar istana untuk melarikan diri. dan pada saat itu LEN yang menjadi putri akhirnya tertangkap. ia bertemu dengan wanita yang dulu ia tindas telah menjadi kuat. wanita itu pun menghunuskan pedangnya tepat dilehernya sambil mengatakan "beraninya kau, wanita kurang hajar"
     Akhirnya sang putri pun di bawa oleh pasukan tersebut. Ia disiksa, diperlakukan seperti binatang, dan tidak diberikan makan. Ia dipenjarakan selama 3 bulan dan setelah itu, ia akan di hukum mati

     Akhirnya waktunya telah tiba. ia akan dihukum jam 3 sore. Ia langsung dibawa ketempat ia akan di hukum mati. Tanpa mempendulikan tatapan marah dari para warga ia pun langsung berdiri di depan alat pemenggal.
Saat ia berada di sana, ia melihat adiknya menggunakan tudung hitam yang sedang menangis.
Len         :”tak apa RIN. Berjuanglah untuk hidupmu”
Rin          :(Air matanya pun terus mebasahi pipinya)
Wanita itu telah siapa menjatuhkan tali pemenggal itu. Dan setelah siap ia langsung menjatuhkan tali nya. Dan strrtt-
Nah buat tambahan kalo kata saya untuk propertinya harus ada pedang buat nanti perangnya, alat pemenggal kepala buat ngehukum matinya, sama feka blood yang bisa dibikin pake sirup jagung (cari sendiri caranya). Oh iya kenapa itu cuman sampe situ, sebenarnya waktu udah sampe di penggal si putrinya itu menangis terus disitu ada adegan menyesalnya dia akibat apa yang udah dia lakukan. Tapi saya ga bikin dialog penyesalannya karna pikiran saya waktu itu udah mentok sampe dipenggal aja dan ga bisa mikir gimana dialog penyesalannya, jadi saya stop sampe disitu. Jadi saya harap kalian yang mau pake naskah ini harus kreatif dibagian penyesalannya. Maksudnya bikin sendiri gitu lah.
Ini juga nih link video nya sebagai gambaran apa aja yang harus ada di ceritanya


Oh iya, naskah ini harusnya buat teater. Karna kalau teater lebih bisa mendalam dari pada drama. Soalnya saya udah bandingin dan pasti gak akan cocok. Tapi bisa aja cocok ASALKAN kalau pemilihan pemainnya yang sesuai. Dan inget kalau drama ini harus TOTAL dan ga boleh asal-asalan karna nati hasilnya ga akan berkesan dan kurangn menarik mungkin.

Yaudah deh sekian dulu ya. Udah pegel nih. Ja naa~

Sumber :